Category Archives: Culture

THE FASCINATING BALIEM VALLEY FESTIVAL 2015

By tri August 21, 2015 (No)
Explore the last frontier of Indonesia’s remote Papua Island, embark on a spectacular cultural journey and attend the Baliem Valley Festival scheduled to take place from 6th -8thAugust 2015. This year, the unique annual festival will be centered at the Usilimo District, Jayawijaya Regency, Papua Province. This is the one occasion when all the diverse tribes from the highlands of Wamena and the Baliem […]

Festival Legu Gam 2015

By D'traveller April 23, 2015 (No)
Salah satu pulau yang memukau di Maluku Utara, Pulau Ternate, akan lebih hidup dalam perayaan Festival Legu Gam 2015 yang berlangsung pada 11-30 April. Festival ini dirayakan setiap tahun oleh masyarakat Ternate untuk memperingati Hari Ulang Tahun Sultan Ternate, Mudaffar Sjah.  Sultan Ternate Mudaffar Sjah yang meninggal pada 19 Februari 2015. Oleh karena itu, ritual […]

Apresiasi Terhadap Elemen Logam

By D'traveller December 3, 2013 (No)
Author & Foto : Sendy Aditya Saputra Indonesia, negeri yang berdiri dari keanekaragaman suku bangsa, agama dan budaya telah mewarnai sisi kehidupan masyarakatnya. Tradisi dan perilaku religi memang tampak tertanam di dalam sejati diri seluruh masyarakat bumi pertiwi. Hingga sebuah apresiasi yang diutarakan oleh para penganutnya pun tampak unik dan berbeda, yang menjadikan budaya dan […]

Betawi, Punye Cerite

By D'traveller September 23, 2013 (No)
Betawi, merupakan suku yang terkenal sebagai suku yang mendiami Jakarta atau Batavia, dahulu Batavia atau Jakarta merupakan salah satu tempat yang menjadi pusat jalur perdagangan di wilayah Indonesia dan luar Indonesia, karena letaknya yang strategis dan hal itupula yang mengakibatkan adanya percampuran budaya pada suku betawi. Suku Betawi adalah sebuah suku bangsa di Indonesia yang penduduknya umumnya bertempat […]

Tradisi Potong Rambut Gaib

By D'traveller September 11, 2013 (No)
Dieng, jawa-tengah, dataran tinggi dieng yang sering orang ketahui sebagai kawasan atau daerah dengan pemandangan alam dan udaranya yang sejuk, menyimpan tradisi unik yaitu tradisi potong rambut gimbal anak-anak. Anak-anak gimbal bertingkah tidak seperti anak seumurannya karena sering menyendiri dan berbeda dengan anak lain pada umumnya. Masyarakat setempat percaya bahwa pada saat anak tersebut menyendiri, […]

Omed-omedan, Tradition Kissing at BaliOmed-omedan. Tradisi Ciuman di Bali

By D'traveller August 4, 2013 (No)
Sehari pasca-Nyepi, ada sebuah tradisi unik yang selalu digelar oleh pemuda-pemudi Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar, yakni omed-omedan atau ciuman massal antara pemuda dan pemudi desa, yang mana dalam acara ini bertujuan sebagai wujud kebahagiaan di hari ngembak geni. Dalam bahasa indonesia, omed-omedan berarti tarik-menarik. "Omed-omedan merupakan budaya leluhur yang sampai saat ini terus di lestarikan. Peserta omed-omedan adalah pemuda-pemudi mulai dari umur 17 tahun hingga 30 tahun atau yang sudah menginjak dewasa tetapi belum menikah. Prosesi omed-omedan dimulai ditandai dengan persembahyangan bersama antar peserta omed - omedan di pura banjar. Upacara ini bertujuan untuk memohon keselamatan dan kelancaran selama berlangsungnya acara. Seusai sembahyang, peserta dibagi 2 kelompok pria dan wanita. Sekitar 50 pemuda berhadapan dengan 50 pemudi. Setelah ada aba-aba dari para ..

Thaipusam, The Festival Forgiveness of SinsThaipusam, Festival Pengampunan Dosa

By D'traveller July 25, 2013 (No)
Thaipusam merupakan festival yang dirayakan oleh umat Hindu Tamil selama bulan Tamil Thai (Januari – Februari). Perayaan Thaipusam didedikasikan untuk dewa Hindu Murugan, Putra Siwa dan Parvati, dimana oleh umat Hindu non-India yang berada di Sri Lanka, Malaysia dan Afrika Selatan juga ikut merayakannya. Sebagian besar umat melakukan penyiksaan tubuh mereka untuk menyenangkan Dewa agar memaafkan dosa mereka. Thaipusam memang bermakna sangat dalam bagi penganut agama hindu Tamil, yakni sebagai hari penebusan dosa atau hari memohon ampun atas dosa yang telah dilakukan selama manusia itu hidup. Bagi mereka yang memohon ampunan dosa akan melakukan ritual penyiksaan diri, seperti ialah berjalan di atas kasur berpaku, ada juga yang mencucuk panah besi pada lidah dan pipi dari kiri ke kanan dengan panah pendek dan panjang, ada juga yang mencucuk belakang mereka dengan puluhan ..

The Beauty Long Necked WomenKecantikan Wanita Berleher Panjang

By D'traveller July 25, 2013 (No)
Bagi sebagian wanita pada umumnya, kecantikan penampilan merupakan hal terpenting misalnya merawat anggota tubuh, menghias, memberikan sentuhan aroma dan lainnya. Tetapi menurut wanita di Thailand, kecantikannya ditandai dengan beberapa hal dimana menurut para wanita di dunia terasa aneh. Sebuah suku di Desa Padaung Karen yang memiliki standar unik untuk kecantikan para perempuan. Mereka yang memiliki leher panjang dipandang lebih cantik daripada perempuan berleher pendek. Wanita suku Long Neck Karen mulai melilitkan rantai di leher sejak mereka berusia 5 tahun, konon berat kalung itu bisa mencapai 5 kilogram. Bukan tanpa alasan para perempuan suku Karen melilitkan rantai yang berat itu di leher mereka. Bagi mereka, dengan melilitkan rantai di leher menunjukan kecantikan dan identitas suku mereka dan jika mereka telah dewasa, panjang leher bisa mencapai 20 cm. Jika dil..

Baduy, The Million Tribes TaboosBaduy, Suku Sejuta Pantangan

By D'traveller July 25, 2013 (No)
Bagi sebagian wanita pada umumnya, kecantikan penampilan merupakan hal terpenting misalnya merawat anggota tubuh, menghias, memberikan sentuhan aroma dan lainnya. Tetapi menurut wanita di Thailand, kecantikannya ditandai dengan beberapa hal dimana menurut para wanita di dunia terasa aneh. Sebuah suku di Desa Padaung Karen yang memiliki standar unik untuk kecantikan para perempuan. Mereka yang memiliki leher panjang dipandang lebih cantik daripada perempuan berleher pendek. Wanita suku Long Neck Karen mulai melilitkan rantai di leher sejak mereka berusia 5 tahun, konon berat kalung itu bisa mencapai 5 kilogram. Bukan tanpa alasan para perempuan suku Karen melilitkan rantai yang berat itu di leher mereka. Bagi mereka, dengan melilitkan rantai di leher menunjukan kecantikan dan identitas suku mereka dan jika mereka telah dewasa, panjang leher bisa mencapai 20 cm. Jika dil..

Traditional Memorial Cemetery on Earth TorajaUpacara Adat Pemakaman di Bumi Toraja

By D'traveller July 19, 2013 (No)
Rambu Solo’ bermakana sebagai upacara penguburan yang merupakan acara tradisi paling meriah di bumi Toraja, Sulawesi Selatan . Karena dalam upacara ini banyak memakan waktu berhari-hari untuk merayakannya dan biasanya membutuhkan waktu 2-3 hari, bahkan bisa sampai dua minggu untuk kalangan tertentu seperti kaum bangsawan. Kuburannya sendiri dibuat di bagian atas tebing di ketinggian bukit batu, karena menurut Aluk To Dolo yakni kepercayaan masyarakat Toraja dulu, semakin tinggi tempat jenazah tersebut diletakkan maka semakin cepat pula rohnya sampai ke nirwana. Persembahan dalam upacara adat ini dibagi dalam masing-masing golongan masyarakat. Bila bangsawan yang meninggal dunia, maka jumlah kerbau yang akan dipotong berkisar dari 24 sampai dengan 100 ekor kerbau, sedangkan warga golongan menengah diharuskan menyembelih 8 ekor kerbau ditambah dengan 50 ekor babi. Lalu..

handphone-tablet

Video

FANS PAGE FACEBOOK

Category

Calendar

December 2017
M T W T F S S
« Jul    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Asian Art

Category Archives: Culture

THE FASCINATING BALIEM VALLEY FESTIVAL 2015

By tri August 21, 2015 (No)
Explore the last frontier of Indonesia’s remote Papua Island, embark on a spectacular cultural journey and attend the Baliem Valley Festival scheduled to take place from 6th -8thAugust 2015. This year, the unique annual festival will be centered at the Usilimo District, Jayawijaya Regency, Papua Province. This is the one occasion when all the diverse tribes from the highlands of Wamena and the Baliem […]

Festival Legu Gam 2015

By D'traveller April 23, 2015 (No)
Salah satu pulau yang memukau di Maluku Utara, Pulau Ternate, akan lebih hidup dalam perayaan Festival Legu Gam 2015 yang berlangsung pada 11-30 April. Festival ini dirayakan setiap tahun oleh masyarakat Ternate untuk memperingati Hari Ulang Tahun Sultan Ternate, Mudaffar Sjah.  Sultan Ternate Mudaffar Sjah yang meninggal pada 19 Februari 2015. Oleh karena itu, ritual […]

Apresiasi Terhadap Elemen Logam

By D'traveller December 3, 2013 (No)
Author & Foto : Sendy Aditya Saputra Indonesia, negeri yang berdiri dari keanekaragaman suku bangsa, agama dan budaya telah mewarnai sisi kehidupan masyarakatnya. Tradisi dan perilaku religi memang tampak tertanam di dalam sejati diri seluruh masyarakat bumi pertiwi. Hingga sebuah apresiasi yang diutarakan oleh para penganutnya pun tampak unik dan berbeda, yang menjadikan budaya dan […]

Betawi, Punye Cerite

By D'traveller September 23, 2013 (No)
Betawi, merupakan suku yang terkenal sebagai suku yang mendiami Jakarta atau Batavia, dahulu Batavia atau Jakarta merupakan salah satu tempat yang menjadi pusat jalur perdagangan di wilayah Indonesia dan luar Indonesia, karena letaknya yang strategis dan hal itupula yang mengakibatkan adanya percampuran budaya pada suku betawi. Suku Betawi adalah sebuah suku bangsa di Indonesia yang penduduknya umumnya bertempat […]

Tradisi Potong Rambut Gaib

By D'traveller September 11, 2013 (No)
Dieng, jawa-tengah, dataran tinggi dieng yang sering orang ketahui sebagai kawasan atau daerah dengan pemandangan alam dan udaranya yang sejuk, menyimpan tradisi unik yaitu tradisi potong rambut gimbal anak-anak. Anak-anak gimbal bertingkah tidak seperti anak seumurannya karena sering menyendiri dan berbeda dengan anak lain pada umumnya. Masyarakat setempat percaya bahwa pada saat anak tersebut menyendiri, […]

Omed-omedan, Tradition Kissing at BaliOmed-omedan. Tradisi Ciuman di Bali

By D'traveller August 4, 2013 (No)
Sehari pasca-Nyepi, ada sebuah tradisi unik yang selalu digelar oleh pemuda-pemudi Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar, yakni omed-omedan atau ciuman massal antara pemuda dan pemudi desa, yang mana dalam acara ini bertujuan sebagai wujud kebahagiaan di hari ngembak geni. Dalam bahasa indonesia, omed-omedan berarti tarik-menarik. "Omed-omedan merupakan budaya leluhur yang sampai saat ini terus di lestarikan. Peserta omed-omedan adalah pemuda-pemudi mulai dari umur 17 tahun hingga 30 tahun atau yang sudah menginjak dewasa tetapi belum menikah. Prosesi omed-omedan dimulai ditandai dengan persembahyangan bersama antar peserta omed - omedan di pura banjar. Upacara ini bertujuan untuk memohon keselamatan dan kelancaran selama berlangsungnya acara. Seusai sembahyang, peserta dibagi 2 kelompok pria dan wanita. Sekitar 50 pemuda berhadapan dengan 50 pemudi. Setelah ada aba-aba dari para ..

Thaipusam, The Festival Forgiveness of SinsThaipusam, Festival Pengampunan Dosa

By D'traveller July 25, 2013 (No)
Thaipusam merupakan festival yang dirayakan oleh umat Hindu Tamil selama bulan Tamil Thai (Januari – Februari). Perayaan Thaipusam didedikasikan untuk dewa Hindu Murugan, Putra Siwa dan Parvati, dimana oleh umat Hindu non-India yang berada di Sri Lanka, Malaysia dan Afrika Selatan juga ikut merayakannya. Sebagian besar umat melakukan penyiksaan tubuh mereka untuk menyenangkan Dewa agar memaafkan dosa mereka. Thaipusam memang bermakna sangat dalam bagi penganut agama hindu Tamil, yakni sebagai hari penebusan dosa atau hari memohon ampun atas dosa yang telah dilakukan selama manusia itu hidup. Bagi mereka yang memohon ampunan dosa akan melakukan ritual penyiksaan diri, seperti ialah berjalan di atas kasur berpaku, ada juga yang mencucuk panah besi pada lidah dan pipi dari kiri ke kanan dengan panah pendek dan panjang, ada juga yang mencucuk belakang mereka dengan puluhan ..

The Beauty Long Necked WomenKecantikan Wanita Berleher Panjang

By D'traveller July 25, 2013 (No)
Bagi sebagian wanita pada umumnya, kecantikan penampilan merupakan hal terpenting misalnya merawat anggota tubuh, menghias, memberikan sentuhan aroma dan lainnya. Tetapi menurut wanita di Thailand, kecantikannya ditandai dengan beberapa hal dimana menurut para wanita di dunia terasa aneh. Sebuah suku di Desa Padaung Karen yang memiliki standar unik untuk kecantikan para perempuan. Mereka yang memiliki leher panjang dipandang lebih cantik daripada perempuan berleher pendek. Wanita suku Long Neck Karen mulai melilitkan rantai di leher sejak mereka berusia 5 tahun, konon berat kalung itu bisa mencapai 5 kilogram. Bukan tanpa alasan para perempuan suku Karen melilitkan rantai yang berat itu di leher mereka. Bagi mereka, dengan melilitkan rantai di leher menunjukan kecantikan dan identitas suku mereka dan jika mereka telah dewasa, panjang leher bisa mencapai 20 cm. Jika dil..

Baduy, The Million Tribes TaboosBaduy, Suku Sejuta Pantangan

By D'traveller July 25, 2013 (No)
Bagi sebagian wanita pada umumnya, kecantikan penampilan merupakan hal terpenting misalnya merawat anggota tubuh, menghias, memberikan sentuhan aroma dan lainnya. Tetapi menurut wanita di Thailand, kecantikannya ditandai dengan beberapa hal dimana menurut para wanita di dunia terasa aneh. Sebuah suku di Desa Padaung Karen yang memiliki standar unik untuk kecantikan para perempuan. Mereka yang memiliki leher panjang dipandang lebih cantik daripada perempuan berleher pendek. Wanita suku Long Neck Karen mulai melilitkan rantai di leher sejak mereka berusia 5 tahun, konon berat kalung itu bisa mencapai 5 kilogram. Bukan tanpa alasan para perempuan suku Karen melilitkan rantai yang berat itu di leher mereka. Bagi mereka, dengan melilitkan rantai di leher menunjukan kecantikan dan identitas suku mereka dan jika mereka telah dewasa, panjang leher bisa mencapai 20 cm. Jika dil..

Traditional Memorial Cemetery on Earth TorajaUpacara Adat Pemakaman di Bumi Toraja

By D'traveller July 19, 2013 (No)
Rambu Solo’ bermakana sebagai upacara penguburan yang merupakan acara tradisi paling meriah di bumi Toraja, Sulawesi Selatan . Karena dalam upacara ini banyak memakan waktu berhari-hari untuk merayakannya dan biasanya membutuhkan waktu 2-3 hari, bahkan bisa sampai dua minggu untuk kalangan tertentu seperti kaum bangsawan. Kuburannya sendiri dibuat di bagian atas tebing di ketinggian bukit batu, karena menurut Aluk To Dolo yakni kepercayaan masyarakat Toraja dulu, semakin tinggi tempat jenazah tersebut diletakkan maka semakin cepat pula rohnya sampai ke nirwana. Persembahan dalam upacara adat ini dibagi dalam masing-masing golongan masyarakat. Bila bangsawan yang meninggal dunia, maka jumlah kerbau yang akan dipotong berkisar dari 24 sampai dengan 100 ekor kerbau, sedangkan warga golongan menengah diharuskan menyembelih 8 ekor kerbau ditambah dengan 50 ekor babi. Lalu..

handphone-tablet

Video

FANS PAGE FACEBOOK

Category

Calendar

December 2017
M T W T F S S
« Jul    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Asian Art