Category Archives: Culture

Honor the Dead By Hamstrung Animals and HumansHormati Arwah Dengan Sembelih Hewan dan Manusia

By D'traveller July 19, 2013 (2 Comments)
Saparan Bekakak berasal dari kata Saparan yang identik dengan ucapan Arab (Syafar) berarti bulan Arab yang kedua. Karena berasal dari kata itulah, upacara adat ini dilakukan pada Bulan Sapar. Sementara kata “bekakak” yakni qurban baik hewan atau manusia yang disembelih sebagai persembahan. Wujud bekakak yang dilakukan pada upacara adat ini hanya tiruan manusia saja. Berwujud boneka pengantin dengan posisi duduk bersila yang terbuat dari tepung ketan. Asal usul upacara adat Saparan Bekakak muncul sejak tahun 1755 pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I. Upacara ini diselenggarakan dengan maksud dan bertujuan untuk menghormati arwah (roh halus). Tempat penyelenggaraan upacara ini disesuaikan dengan pelaksanaan upacara dengan macam versinya. Sedangkan untuk waktu pelaksanaan upacara adat Saparan Bekakak ditetapkan setiap hari Jumat, bulan Sapar antara tanggal 10 – 20 p..

Expel Evil Spirit With Ogoh-ogohMengusir Roh Jahat Dengan Ogoh-ogoh

By D'traveller July 13, 2013 (No)
Ogoh-ogoh diambil dari sebutan ogah-ogah menurut bahasa Bali, dimana mempunyai arti sesuatu yang digoyang-goyangkan. Tahun 1983, mulai dibuat wujud-wujud Bhuta kala berkenaan dengan ritual Nyepi di Bali. Upacara ini menceritakan peperangan kebaikan melawan kejahatan yang disimbolkan seorang bhuta (Iblis Jahat). Ogoh – ogoh berbentuk replika raksasa berwujud mahluk menyeramkan yang melambangkan Bhuta Kala atau kekuatan negatif yang selalu mengganggu ketentraman hidup manusia. Budaya baru ini semakin menyebar ketika ogoh-ogoh diikutkan dalam Pesta Kesenian Bali ke XII. Sebelumnya, upacara ogoh-ogoh dilakukan hanya dengan pawai-pawai tanpa ada bentuk perwujudan. Umat Hindu di Bali bersama-sama melaksanakan upacara Pengerupukan menyambut Nyepi. Pengerupukan diwujudkan dengan acara pawai ogoh-ogoh hingga akhirnya dibakar sebagai pertanda kemenangan dharma atas adharma. Ogoh-ogo..

Harmonization With The Holy SacrificeHarmonisasi Dengan Pengorbanan Suci

By D'traveller July 13, 2013 (No)
Upacara Mulang Pekelem dan Bumi Sudha dilakukan setiap lima tahun sekali dan tergolong upacara besar bagi umat Hindu di Pulau Lombok. Bukan hanya umat Hindu dari Pulau Lombok saja yang hadir dalam upacara ini, melainkan Bali, Jawa dan Kalimantan juga ikut meramaikannya. Upacara ini merupakan refleksi dari konsep Tri Hita Karana yang mana didasari untuk memberikan sebuah pengorbanan suci agar alam dibersihkan dari kekuatan jahat dan manusia bisa hidup harmoni dengan alam sekitarnya. Sejak abad XVI acara Mulang Pekelem dan Bumi Sudha pertama kali digelar, Saat itu, Kerajaan Karang Asem yang dipimpin oleh Raja Anglurah Karangasem melakukan sembahyang dan semadi di Gunung Sari karena bencana kemarau yang berkepanjangan. seusai ritual digelar, hujan turun membasahi bumi dan membawa berkah kesehatan bagi masyarakat setempat, sejak itulah upacara tersebut hingga kini tetap diterusk..

Mature Self With Cutting TeethMendewasakan Diri Dengan Potong Gigi

By D'traveller July 13, 2013 (No)
Dalam kebudayaan Bali, Mepandes atau upacara Potong Gigi mengandung arti membersihan sifat buruk yang ada pada diri manusia, dimana 6 buah taring yang ada di deretan gigi atas dikikir atau ratakan. Upacara ini merupakan satu kewajiban wajib dilakukan oleh masyarakat Bali karena adat istiadat dan kebudayaan yang sampai saat ini masih terus dilakukan oleh umat Hindu di Bali secara turun-temurun. Upacara ini dianggap sakral dan diperuntukan bagi anak-anak yang mulai beranjak dewasa, seperti anak perempuan yang telah datang bulan atau menstruasi dan sedangkan bagi anak laki- laki yang telah memasuki masa akhil baliq atau suaranya telah berubah. Pada umumnya upacara ini bertujuan untuk mengantarkan anak-anak ke suatu kehidupan yang mendewasakan diri mereka, dimana bagi masyarakat Bali biasa menyebutnya niskala. Adapun 6 sifat buruk dalam diri manusia atau disebut juga sad ripu..

Peh Cun, Dragon Boat RacePeh Cun, Lomba Perahu Naga

By D'traveller July 12, 2013 (No)
Duanwu Jie atau yang dikenal dengan sebutan festival Peh Cun merupakan salah satu festival penting dalam kebudayaan dan sejarah Cina. Festival ini kerap dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 5 bulan pada 5 penanggalan Imlek dan telah berumur lebih 2300 tahun dihitung dari masa Dinasti Zhou. Perayaan festival ini yang biasa kita ketahui dengan cara memakan bakcang dan perlombaan dayung perahu naga. Karena dirayakan secara luas di Cina, maka dalam bentuk kegiatan dalam perayaannya juga berbeda di satu daerah dengan lainnya. Namun persamaannya masih lebih besar daripada perbedaannya dalam perayaan tersebut. Dari catatan sejarah dan cerita turun-temurun dalam masyarakat Cina, terdapat 2 kisah yakni peringatan atas Qu Yuan adalah kisah bunuh diri seorang menteri negara dan nelayan mencarinya menggunakan perahu, Sedangkan kisah lainnya. Bermula Dari Tradisi Suku Kuno Yue di..

Greet The New Year Folk MinorTari Rakyat Sambut Tahun Baru Kecil

By D'traveller July 12, 2013 (No)
Chakkirako Merupakan tari rakyat dari kawasan Nakazaki dan Hanagure di Distrik Misaki, Kota Miura, Prefektur Kanagawa, Jepang. Tari ini dibawakan setahun sekali pada 15 Januari sebagai tradisi perayaan tahun baru kecil atau yang akrab disebut koshogatsu. Di tahun 1976, Pemerintah Jepang menetapkan Chakkirako sebagai Warisan Penting Budaya Takbenda Rakyat. UNESCO, memasukkan tari ini ke dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia pada tahun 2009. Kostum penari berupa kimono, Penari memegang maiogi atau kipas lipat untuk menari, sepasang perkusi dari batang bamboo, diiringi nyanyian yang disebut ondotori yang dibawakan oleh wanita berusia 40 tahun hingga 80 tahun.

handphone-tablet

Video

FANS PAGE FACEBOOK

Category

Calendar

January 2018
M T W T F S S
« Jul    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Asian Art

Category Archives: Culture

Honor the Dead By Hamstrung Animals and HumansHormati Arwah Dengan Sembelih Hewan dan Manusia

By D'traveller July 19, 2013 (2 Comments)
Saparan Bekakak berasal dari kata Saparan yang identik dengan ucapan Arab (Syafar) berarti bulan Arab yang kedua. Karena berasal dari kata itulah, upacara adat ini dilakukan pada Bulan Sapar. Sementara kata “bekakak” yakni qurban baik hewan atau manusia yang disembelih sebagai persembahan. Wujud bekakak yang dilakukan pada upacara adat ini hanya tiruan manusia saja. Berwujud boneka pengantin dengan posisi duduk bersila yang terbuat dari tepung ketan. Asal usul upacara adat Saparan Bekakak muncul sejak tahun 1755 pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I. Upacara ini diselenggarakan dengan maksud dan bertujuan untuk menghormati arwah (roh halus). Tempat penyelenggaraan upacara ini disesuaikan dengan pelaksanaan upacara dengan macam versinya. Sedangkan untuk waktu pelaksanaan upacara adat Saparan Bekakak ditetapkan setiap hari Jumat, bulan Sapar antara tanggal 10 – 20 p..

Expel Evil Spirit With Ogoh-ogohMengusir Roh Jahat Dengan Ogoh-ogoh

By D'traveller July 13, 2013 (No)
Ogoh-ogoh diambil dari sebutan ogah-ogah menurut bahasa Bali, dimana mempunyai arti sesuatu yang digoyang-goyangkan. Tahun 1983, mulai dibuat wujud-wujud Bhuta kala berkenaan dengan ritual Nyepi di Bali. Upacara ini menceritakan peperangan kebaikan melawan kejahatan yang disimbolkan seorang bhuta (Iblis Jahat). Ogoh – ogoh berbentuk replika raksasa berwujud mahluk menyeramkan yang melambangkan Bhuta Kala atau kekuatan negatif yang selalu mengganggu ketentraman hidup manusia. Budaya baru ini semakin menyebar ketika ogoh-ogoh diikutkan dalam Pesta Kesenian Bali ke XII. Sebelumnya, upacara ogoh-ogoh dilakukan hanya dengan pawai-pawai tanpa ada bentuk perwujudan. Umat Hindu di Bali bersama-sama melaksanakan upacara Pengerupukan menyambut Nyepi. Pengerupukan diwujudkan dengan acara pawai ogoh-ogoh hingga akhirnya dibakar sebagai pertanda kemenangan dharma atas adharma. Ogoh-ogo..

Harmonization With The Holy SacrificeHarmonisasi Dengan Pengorbanan Suci

By D'traveller July 13, 2013 (No)
Upacara Mulang Pekelem dan Bumi Sudha dilakukan setiap lima tahun sekali dan tergolong upacara besar bagi umat Hindu di Pulau Lombok. Bukan hanya umat Hindu dari Pulau Lombok saja yang hadir dalam upacara ini, melainkan Bali, Jawa dan Kalimantan juga ikut meramaikannya. Upacara ini merupakan refleksi dari konsep Tri Hita Karana yang mana didasari untuk memberikan sebuah pengorbanan suci agar alam dibersihkan dari kekuatan jahat dan manusia bisa hidup harmoni dengan alam sekitarnya. Sejak abad XVI acara Mulang Pekelem dan Bumi Sudha pertama kali digelar, Saat itu, Kerajaan Karang Asem yang dipimpin oleh Raja Anglurah Karangasem melakukan sembahyang dan semadi di Gunung Sari karena bencana kemarau yang berkepanjangan. seusai ritual digelar, hujan turun membasahi bumi dan membawa berkah kesehatan bagi masyarakat setempat, sejak itulah upacara tersebut hingga kini tetap diterusk..

Mature Self With Cutting TeethMendewasakan Diri Dengan Potong Gigi

By D'traveller July 13, 2013 (No)
Dalam kebudayaan Bali, Mepandes atau upacara Potong Gigi mengandung arti membersihan sifat buruk yang ada pada diri manusia, dimana 6 buah taring yang ada di deretan gigi atas dikikir atau ratakan. Upacara ini merupakan satu kewajiban wajib dilakukan oleh masyarakat Bali karena adat istiadat dan kebudayaan yang sampai saat ini masih terus dilakukan oleh umat Hindu di Bali secara turun-temurun. Upacara ini dianggap sakral dan diperuntukan bagi anak-anak yang mulai beranjak dewasa, seperti anak perempuan yang telah datang bulan atau menstruasi dan sedangkan bagi anak laki- laki yang telah memasuki masa akhil baliq atau suaranya telah berubah. Pada umumnya upacara ini bertujuan untuk mengantarkan anak-anak ke suatu kehidupan yang mendewasakan diri mereka, dimana bagi masyarakat Bali biasa menyebutnya niskala. Adapun 6 sifat buruk dalam diri manusia atau disebut juga sad ripu..

Peh Cun, Dragon Boat RacePeh Cun, Lomba Perahu Naga

By D'traveller July 12, 2013 (No)
Duanwu Jie atau yang dikenal dengan sebutan festival Peh Cun merupakan salah satu festival penting dalam kebudayaan dan sejarah Cina. Festival ini kerap dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 5 bulan pada 5 penanggalan Imlek dan telah berumur lebih 2300 tahun dihitung dari masa Dinasti Zhou. Perayaan festival ini yang biasa kita ketahui dengan cara memakan bakcang dan perlombaan dayung perahu naga. Karena dirayakan secara luas di Cina, maka dalam bentuk kegiatan dalam perayaannya juga berbeda di satu daerah dengan lainnya. Namun persamaannya masih lebih besar daripada perbedaannya dalam perayaan tersebut. Dari catatan sejarah dan cerita turun-temurun dalam masyarakat Cina, terdapat 2 kisah yakni peringatan atas Qu Yuan adalah kisah bunuh diri seorang menteri negara dan nelayan mencarinya menggunakan perahu, Sedangkan kisah lainnya. Bermula Dari Tradisi Suku Kuno Yue di..

Greet The New Year Folk MinorTari Rakyat Sambut Tahun Baru Kecil

By D'traveller July 12, 2013 (No)
Chakkirako Merupakan tari rakyat dari kawasan Nakazaki dan Hanagure di Distrik Misaki, Kota Miura, Prefektur Kanagawa, Jepang. Tari ini dibawakan setahun sekali pada 15 Januari sebagai tradisi perayaan tahun baru kecil atau yang akrab disebut koshogatsu. Di tahun 1976, Pemerintah Jepang menetapkan Chakkirako sebagai Warisan Penting Budaya Takbenda Rakyat. UNESCO, memasukkan tari ini ke dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia pada tahun 2009. Kostum penari berupa kimono, Penari memegang maiogi atau kipas lipat untuk menari, sepasang perkusi dari batang bamboo, diiringi nyanyian yang disebut ondotori yang dibawakan oleh wanita berusia 40 tahun hingga 80 tahun.

handphone-tablet

Video

FANS PAGE FACEBOOK

Category

Calendar

January 2018
M T W T F S S
« Jul    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Asian Art