MENU PRIMADONA Di BULAN RAMADHAN (KOLANG – KALING)
June 28, 2014 (2 Comments) by D'traveller

Travelistasia.com.-  Pada tahun ini Pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama telah mengumumkan awal puasa jatuh pada hari Minggu/ Ahad 1435 H. Puasa di Bulan Ramadhan yang dilaksanakan umat Islam setiap tahunnya memiliki ke-khasan tersendiri bagi yang melaksanakannya. Ada beberapa yang menarik dalam tradisi di Bulan Puasa kali ini yaitu Kolang-kaling (Makanan Khas Bulan Puasa) yang banyak di jumpai di pasar-pasar Tradisional.

Kolang-kaling merupakan makanan primadona bagi sebagian masyarakat Indonesia dan banyak dicari pada se-saat menjelang berbuka puasa, tentunya dengan berbagai olahan dalam bentuk dan warna yang menggugah selera. Kolang-kaling sendiri berasal dari buah Pohon Aren yang mempunyai getah sangat tinggi. Untuk mengolah buah ini pun dibutuhkan proses yang cukup menguras waktu yaitu 10 – 15 Hari.

Cara pengolahan Kolang-Kaling yang baru dipanen yaitu dengan merebus buah beserta kulitnya kedalam air mendidih selama 30-60 Menit, yang bertujuan untuk menghilangkan getah yang sangat pekat, setelah dirasa cukup lalu diangkat dan dipisahkan-lah antara kulit dan buahnya dengan menggunakan pisau atau alat lain yang digunakan untuk mengupas buah tersebut, setelah kulit dan biji terpisah proses selanjutnya di geprek (di tumbuk/ dipipihkan) dan terakhir di cuci dan direndam selama 10-15 hari untuk menghilangkan rasa asam yang terkandung dalam buah tersebut.

Kolang-kaling dapat diproses atau diolah dalam bentuk macam-macam makanan yang segar, manisan, pudding, minuman yang dicampur parutan es, atau dengan cemilan yang lain dan yang pasti dengan varian rasa yang berbeda. Pada saat Bulan Ramadhan inilah kita menjumpai berbagai macam makanan atau minuman khas sebagai menu berbuka, yang banyak dijajakan dipinggir jalan dan pasti dengan harga yang terjangkau, untuk itu bagi anda para pecinta kuliner mari berburu makanan-minuman pembuka untuk berbuka puasa. Tips : “hati-hati membeli makanan berbuka yang berada dipinggir jalan dengan penawaran harga yang murah dan permainan warna makanan yang menggugah selera, pastikan tidak mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh” agar kenikmatan dan higienis kesehatannya pun tetap terjaga. (Red. Jak)

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

handphone-tablet

Video

FANS PAGE FACEBOOK

Category

Calendar

April 2018
M T W T F S S
« Jul    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Asian Art

MENU PRIMADONA Di BULAN RAMADHAN (KOLANG – KALING)
June 28, 2014 (2 Comments) by D'traveller

Travelistasia.com.-  Pada tahun ini Pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama telah mengumumkan awal puasa jatuh pada hari Minggu/ Ahad 1435 H. Puasa di Bulan Ramadhan yang dilaksanakan umat Islam setiap tahunnya memiliki ke-khasan tersendiri bagi yang melaksanakannya. Ada beberapa yang menarik dalam tradisi di Bulan Puasa kali ini yaitu Kolang-kaling (Makanan Khas Bulan Puasa) yang banyak di jumpai di pasar-pasar Tradisional.

Kolang-kaling merupakan makanan primadona bagi sebagian masyarakat Indonesia dan banyak dicari pada se-saat menjelang berbuka puasa, tentunya dengan berbagai olahan dalam bentuk dan warna yang menggugah selera. Kolang-kaling sendiri berasal dari buah Pohon Aren yang mempunyai getah sangat tinggi. Untuk mengolah buah ini pun dibutuhkan proses yang cukup menguras waktu yaitu 10 – 15 Hari.

Cara pengolahan Kolang-Kaling yang baru dipanen yaitu dengan merebus buah beserta kulitnya kedalam air mendidih selama 30-60 Menit, yang bertujuan untuk menghilangkan getah yang sangat pekat, setelah dirasa cukup lalu diangkat dan dipisahkan-lah antara kulit dan buahnya dengan menggunakan pisau atau alat lain yang digunakan untuk mengupas buah tersebut, setelah kulit dan biji terpisah proses selanjutnya di geprek (di tumbuk/ dipipihkan) dan terakhir di cuci dan direndam selama 10-15 hari untuk menghilangkan rasa asam yang terkandung dalam buah tersebut.

Kolang-kaling dapat diproses atau diolah dalam bentuk macam-macam makanan yang segar, manisan, pudding, minuman yang dicampur parutan es, atau dengan cemilan yang lain dan yang pasti dengan varian rasa yang berbeda. Pada saat Bulan Ramadhan inilah kita menjumpai berbagai macam makanan atau minuman khas sebagai menu berbuka, yang banyak dijajakan dipinggir jalan dan pasti dengan harga yang terjangkau, untuk itu bagi anda para pecinta kuliner mari berburu makanan-minuman pembuka untuk berbuka puasa. Tips : “hati-hati membeli makanan berbuka yang berada dipinggir jalan dengan penawaran harga yang murah dan permainan warna makanan yang menggugah selera, pastikan tidak mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh” agar kenikmatan dan higienis kesehatannya pun tetap terjaga. (Red. Jak)

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

handphone-tablet

Video

FANS PAGE FACEBOOK

Category

Calendar

April 2018
M T W T F S S
« Jul    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Asian Art