Sensasi Jelajah Gn.Bromo Dengan Motor Trail (Off Road)
June 26, 2014 (5 Comments) by D'traveller

Travelistasia.com, Berbicara tentang Wisata Bromo Bukan hanya sekedar Jeep, Lautan Pasir dan Sunrise-nya saja, akan tetapi ada cara lain untuk menikmati Gunung Bromo yaitu Jelajah dengan Motor Trail (Off Road). Gunung Bromo (2.329 mdpl), adalah salah satu Gunung dari beberapa Gunung lainnya yang terhampar di kawasan Komplek Pegunungan Tengger, berdiri di areal Kaldera berdiameter 8-10 km yang dinding kalderanya mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ± 60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter. Daya tarik Gunung Bromo yang istimewa adalah kawah di tengah kawah dengan lautan pasirnya yang membentang luas di sekeliling kawah Bromo yang sampai saat ini masih terlihat mengepulkan asap putih setiap saat, manandakan Gunung ini masih aktif.

Menikmati keindahan Gunung Bromo tidak hanya menggunakan Jeep tetapi ada hal yang lebih menarik  yaitu dengan menggunakan Motor Trail mempunyai sensasi tersendiri, menerjang medan track yang cukup menantang dan yang pasti lebih seru dibandingkan dengan menggunakan Jeep yang pada dasarnya wisatawan hanya duduk dan menikmati pemandangannya saja. Adakala bagi wisatawan yang bosan menggunakan Jeep maka mengendarai Motor Trail merupakan pilihan yang tepat dan patut anda coba. Satu kelebihan lain yaitu dapat menghemat waktu hingga satu jam.

Untuk berwisata menggunakan Motor Trail, Anda dapat menyewa dibeberapa tempat penyewaan yang ada di Kota Malang atau Surabaya dengan kisaran harga yang relatif murah berkisar Rp.250.000,- s/d Rp.350.000,- per 1×24 jam, tak perlu khawatir dengan bahan bakar, Motor Trail ini cukup irit yaitu fuel tank (tangki bahan bakar terisi penuh) hanya mengeluarkan kocek Rp. 40.000,-.

Team dari Travelistasia.com pun mencoba sensasi menjelajah Alam Bromo menggunakan Motor Trail, dimana perjalanan dimulai dari Kota malang Jawa Timur, team bergerak dari Malang Kota yang sebelumnya motor sudah di cek kondisi dan kelayakannya oleh pemilik serta memakai perlengkapan pelindung seperti Helm, Gogle (kaca pelindung), sepatu boot dan body protector (pengaman anggota tubuh seperti kaki dan tangan). Dilanjutkan perjalanan menuju Tumpang kearah Desa Ngadas dan Gubuk Klakah, sampai pada daerah Coban Pelangi dengan membayar Tiket Retribusi ke Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru, untuk menuju lokasi perjalanan cukup menantang dengan jalan menanjak dan tikungan tajam serta jurang terjal, tetapi tidak perlu khawatir, perjalanan ini sangatlah aman asal menjaga kecepatan, pengendalian kendaraan dan hati-hati saat perjalanan. Sepanjang jalur ini kami disuguhkan dengan pemandangan alam yang sangat indah, dan teramat sayang jika tidak di abadikan.

Dari pertigaan Coba Pelangi perjalanan dilanjutkan dengan menuruni bukit, dan kali ini team harus berhati-hati karena medan yang cukup rusak di beberapa bagian jalan akan tetapi hal ini lah yang menjadikan kesan petualang dengan melewati bukit teletubis/ padang savana dan disertai hamparan lautan pasir, yang tak henti-hentinya memanjakan mata untuk memandang dan mengatur emosi saat anda sudah melakukan manuver pada Motor Trail yang di kendarai. Di lokasi ini kita bisa langsung berwisata ke Bromo, Pasir Berbisik, menaiki Kuda, Jelajah Padang Savana, Gunung Batok, Pura (tempat ibadah masyarakat Hindu Tengger), dan Gunung Pananjakan pada saat pagi hari dengan suguhan Sunrise berlatar belakang Gunung Bromo, Batok dan Gunung Semeru (Gunung tertinggi di Pulau Jawa) hal ini semua dapat kita nikmati dengan Menggunakan Motor Trail, total jarak yang ditempuh dari Kota malang hingga sampai di Gunung Bromo yaitu menghabiskan waktu 2 Jam dengan kecepatan 60 km/jam, tetapi rasa lelah itu tidak terasa dikarenakan perjalanan yang sangat menantang, mengasyikan dan suguhan pemandangan alam yang sangat indah menjadi obat selama pejalanan kami.

Tips berwisata menggunakan Motor Trail : yaitu menyiapkan kondisi badan, cek kondisi kendaraan, patuhi rambu lalu lintas, hati-hati saat perajalan, perbekalan pribadi yang cukup selama perjalanan (makanan ringan, minuman dan obat-obatan ringan) dan Berdoa serta tak lupa Kamera hehe :D ,  bagi kalian yang tidak bisa menggunakan Motor Trail menjadi Boncengers juga tidak masalah. Wisata Bromo tak hanya menggunakan mobil Jeep saja, akan tetapi menggunakan Motor Trail merupakan pengalaman tersendiri bagi para penikmat wisata alam. Salam trabas (red.Jak)

5 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

handphone-tablet

Video

FANS PAGE FACEBOOK

Category

Calendar

November 2018
M T W T F S S
« Jul    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Asian Art

Sensasi Jelajah Gn.Bromo Dengan Motor Trail (Off Road)
June 26, 2014 (5 Comments) by D'traveller

Travelistasia.com, Berbicara tentang Wisata Bromo Bukan hanya sekedar Jeep, Lautan Pasir dan Sunrise-nya saja, akan tetapi ada cara lain untuk menikmati Gunung Bromo yaitu Jelajah dengan Motor Trail (Off Road). Gunung Bromo (2.329 mdpl), adalah salah satu Gunung dari beberapa Gunung lainnya yang terhampar di kawasan Komplek Pegunungan Tengger, berdiri di areal Kaldera berdiameter 8-10 km yang dinding kalderanya mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ± 60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter. Daya tarik Gunung Bromo yang istimewa adalah kawah di tengah kawah dengan lautan pasirnya yang membentang luas di sekeliling kawah Bromo yang sampai saat ini masih terlihat mengepulkan asap putih setiap saat, manandakan Gunung ini masih aktif.

Menikmati keindahan Gunung Bromo tidak hanya menggunakan Jeep tetapi ada hal yang lebih menarik  yaitu dengan menggunakan Motor Trail mempunyai sensasi tersendiri, menerjang medan track yang cukup menantang dan yang pasti lebih seru dibandingkan dengan menggunakan Jeep yang pada dasarnya wisatawan hanya duduk dan menikmati pemandangannya saja. Adakala bagi wisatawan yang bosan menggunakan Jeep maka mengendarai Motor Trail merupakan pilihan yang tepat dan patut anda coba. Satu kelebihan lain yaitu dapat menghemat waktu hingga satu jam.

Untuk berwisata menggunakan Motor Trail, Anda dapat menyewa dibeberapa tempat penyewaan yang ada di Kota Malang atau Surabaya dengan kisaran harga yang relatif murah berkisar Rp.250.000,- s/d Rp.350.000,- per 1×24 jam, tak perlu khawatir dengan bahan bakar, Motor Trail ini cukup irit yaitu fuel tank (tangki bahan bakar terisi penuh) hanya mengeluarkan kocek Rp. 40.000,-.

Team dari Travelistasia.com pun mencoba sensasi menjelajah Alam Bromo menggunakan Motor Trail, dimana perjalanan dimulai dari Kota malang Jawa Timur, team bergerak dari Malang Kota yang sebelumnya motor sudah di cek kondisi dan kelayakannya oleh pemilik serta memakai perlengkapan pelindung seperti Helm, Gogle (kaca pelindung), sepatu boot dan body protector (pengaman anggota tubuh seperti kaki dan tangan). Dilanjutkan perjalanan menuju Tumpang kearah Desa Ngadas dan Gubuk Klakah, sampai pada daerah Coban Pelangi dengan membayar Tiket Retribusi ke Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru, untuk menuju lokasi perjalanan cukup menantang dengan jalan menanjak dan tikungan tajam serta jurang terjal, tetapi tidak perlu khawatir, perjalanan ini sangatlah aman asal menjaga kecepatan, pengendalian kendaraan dan hati-hati saat perjalanan. Sepanjang jalur ini kami disuguhkan dengan pemandangan alam yang sangat indah, dan teramat sayang jika tidak di abadikan.

Dari pertigaan Coba Pelangi perjalanan dilanjutkan dengan menuruni bukit, dan kali ini team harus berhati-hati karena medan yang cukup rusak di beberapa bagian jalan akan tetapi hal ini lah yang menjadikan kesan petualang dengan melewati bukit teletubis/ padang savana dan disertai hamparan lautan pasir, yang tak henti-hentinya memanjakan mata untuk memandang dan mengatur emosi saat anda sudah melakukan manuver pada Motor Trail yang di kendarai. Di lokasi ini kita bisa langsung berwisata ke Bromo, Pasir Berbisik, menaiki Kuda, Jelajah Padang Savana, Gunung Batok, Pura (tempat ibadah masyarakat Hindu Tengger), dan Gunung Pananjakan pada saat pagi hari dengan suguhan Sunrise berlatar belakang Gunung Bromo, Batok dan Gunung Semeru (Gunung tertinggi di Pulau Jawa) hal ini semua dapat kita nikmati dengan Menggunakan Motor Trail, total jarak yang ditempuh dari Kota malang hingga sampai di Gunung Bromo yaitu menghabiskan waktu 2 Jam dengan kecepatan 60 km/jam, tetapi rasa lelah itu tidak terasa dikarenakan perjalanan yang sangat menantang, mengasyikan dan suguhan pemandangan alam yang sangat indah menjadi obat selama pejalanan kami.

Tips berwisata menggunakan Motor Trail : yaitu menyiapkan kondisi badan, cek kondisi kendaraan, patuhi rambu lalu lintas, hati-hati saat perajalan, perbekalan pribadi yang cukup selama perjalanan (makanan ringan, minuman dan obat-obatan ringan) dan Berdoa serta tak lupa Kamera hehe :D ,  bagi kalian yang tidak bisa menggunakan Motor Trail menjadi Boncengers juga tidak masalah. Wisata Bromo tak hanya menggunakan mobil Jeep saja, akan tetapi menggunakan Motor Trail merupakan pengalaman tersendiri bagi para penikmat wisata alam. Salam trabas (red.Jak)

5 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

handphone-tablet

Video

FANS PAGE FACEBOOK

Category

Calendar

November 2018
M T W T F S S
« Jul    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Asian Art